ahmad yulianto

Oktober 10, 2012

kendaraan masa depan

Filed under: Uncategorized — ahmadyulianto82 @ 2:39 am
Selasa, 09 Oktober 2012 18:48

Tokyo, Gatranews - Mobil Listrik nasional ditargetkan akan diproduksi massal pada 2017, setelah melewati berbagai tahapan pengujian.

“Tahun 2017 kita targetkan Indonesia akan memasuki fase provenproduksi massal untuk mobil listrik,” kata Hatta Radjasa, Menteri Koordinator Perekonomian, di Tokyo, Selasa (9/10), kepada Antara, di sela acara “4th Indonesia-Japan Joint Economic Forum”.

Hatta menegaskan, Indonesia sangat berkomitmen untuk mengembangkan mobil listrik sebagai alternatif meningkatkan efisiensi energi di tengah gerakan penghematan energi secara global.

Ketua Umum DPP PAN ini menyatakan persetujuannya, bila mobil listrik tahap awal digunakan dalam skala kecil, seperti di perumahan-perumahan sebagai kendaraan feeder atau pengumpan. ”Sebetulnya kendaraan listrik memang sudah bisa digunakan untuk skala yang kecil, misalnya di perkotaan atau di perumahan. Jadi saya setuju kalau dalam rentang 2013-2014 semua pihak memulai untuk menggunakan mobil listrik di skala yang kecil,” ujarnya.

Hal itu, menurut Hatta, menjadi salah satu upaya rintisan menuju fase produksi massal mobil listrik. “Ini harus dimulai sehingga kita memiliki tahapan yang jelas untuk menuju fase proven produksi massal.Ia sendiri melontarkan gagasan penggunaan mobil listrik dalam pertemuan tingkat tinggi APEC yang akan digelar di Nusa Dua, Bali, pada 2013, sehingga mobil listrik sekaligus dijadikan ikon kendaraan ramah lingkungan dalam pertemuan itu.

“Saya akan mengundang ITB untuk menyiapkan beberapa kendaraan listrik untuk kita gunakan dalam APEC nanti. Ini juga sesuai dengan semangat APEC itu sendiri yaitu untuk meningkatkan energi efisiensi dan global energi. Jika mobil listrik belum memungkinkan kita akan menggunakan sekurang-kurangnya mobil `hybrid`,” tukasnya.

Terkait kemungkinan pemberian insentif bagi dunia usaha yang mengembangkan mobil listrik, Hatta berjanji akan memberikan kemudahan di antaranya pembebasan bea masuk termasuk kemudahan perpajakan. Ia mengatakan, sampai saat ini beberapa negara maju termasuk Amerika Serikat dan Jepang masih terus melakukan penelitian dan pengujian mobil listrik.

Menurut dia, penggunaan mobil listrik memang masih memerlukan penelitian lanjutan karena mobil listrik merupakan sebuah fenomena baru yang dikembangkan di dunia otomotif. ”Ini masih memerlukan pengembangan seperti dalam hal tingkat keselamatan penumpang, sistem `charging` seperti apa meskipun di Indonesia sudah bisa dijalankan dalam skala-skala yang kecil,” ucapnya. Namun, Hatta berpendapat sudah saatnya Indonesia mengembangkan kendaraan listrik sebagai salah satu upaya untuk mengurangi tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap BBM.(TMA)

Berita Lainnya

Juni 11, 2012

PROFIL KH HASAN MANGLI

Filed under: Uncategorized — ahmadyulianto82 @ 2:14 am

Syaikh Ahmad Jauhari umar

Diposkan oleh Ahmad Jember di 11:07 No comment yet

Syaikh Ahmad Jauhari umar (Mbah Mangli)


Bismillahir Rahmanir Rahiim
Syaikh Ahmad Jauhari Umar dilahirkan pada hari Jum’at legi tanggal 17 Agustus 1945 jam 02.00 malam, yang keesokan harinya bertepatan dengan hari kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang diproklamirkan oleh Presiden Soekarno dan Dr. Muhammad Hatta. Tempat kelahiran beliau adalah di Dukuh Nepen Desa Krecek kecamatan Pare Kediri Jawa Timur. Sebelum berangkat ibadah haji, nama beliau adalah Muhammad Bahri, putra bungsu dari bapak Muhammad Ishaq. Meskipun dilahirkan dalam keadaan miskin harta benda, namun mulia dalam hal keturunan. Dari sang ayah, beliau mengaku masih keturunan Sultan Hasanudin bin Sunan Gunung Jati, dan dari sang ibu beliau mengaku masih keturunan KH Hasan Besari Tegal Sari Ponorogo Jawa Timur yang juga masih keturunan Sunan Kalijogo.
Pada masa kecil Syaikh Ahmad Jauhari Umar dididik oleh ayahanda sendiri dengan disiplin pendidikan yang ketat dan sangat keras. Diantaranya adalah menghafal kitab taqrib dan maknanya dan mempelajari tafsir Al-Qur’an baik ma’na maupun nasakh mansukhnya.
Masih diantara kedisiplinan ayah beliau dalam mendidik adalah : Syaikh Ahmad Jauhari Umar tidak diperkenankan berteman dengan anak-anak tetangga dengan tujuan supaya Syaikh Ahmad Jauhari Umar tidak mengikuit kebiasaan yang tidak baik yang dilakukan oleh anak-anak tetangga. Syaikh Ahmad Jauhari Umar dilarang merokok dan menonton hiburan seperti orkes, Wayang, ludruk dll, dan tidak pula boleh meminum kopi dan makan diwarung. Pada usia 11 tahun Syaikh Ahmad Jauhari Umar sudah mengkhatamkan Al-Qur’an semua itu berkat kegigihan dan disiplin ayah beliau dalam mendidik dan membimbing.
Orang tua Syaikh Ahmad Jauhari Umar memang terkenal cinta kepada para alim ulama terutama mereka yang memiliki barakah dan karamah. Ayah beliau berpesan kepada Syaikh Ahmad Jauhari Umar agar selalu menghormati para ulama. Jika sowan (berkunjung) kepada para ulama supaya selalu memberi uang atau jajan (oleh-oleh). Pesan ayahanda tersebut dilaksanakan oleh beliau, dan semua ulama yang pernah diambil manfaat ilmunya mulai dari Kyai Syufa’at Blok Agung Banyuwangi hingga KH. Dimyathi Pandegelang Banten, semuanya pernah diberi uang atau jajan oleh Syaikh Ahmad Jauhari Umar.
Sebenarnya, Syaikh Ahmad Jauhari Umar pernah menganut faham wahabi bahkan sampai menduduki posisi wakil ketua Majlis Tarjih Wahabi Kaliwungu. Adapun beberapa hal yang menyebabkan Syaikh Ahmad Jauhari Umar pindah dari faham wahabi dan menganut faham ahlussunah diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Beliau pernah bermimpi bertemu dengan kakek beliau yaitu KH. AbduLlah Sakin yang wafat pada tahun 1918 M, beliau berwasiyat kepada Syaikh Ahmad Jauhari Umar bahwa yang benar adalah faham ahlussunah.
2. Syaikh Ahmad Jauhari Umar pernah bertemu dengan KH Yasin bin ma’ruf kedunglo kediri, pertemuan itu terjadi di warung / rumah makan Pondol Pesantren Lirboyo Kediri yang berkata kepada Syaikh Ahmad Jauhari Umar bahwa Syaikh Ahmad Jauhari Umar kelak akan menjadi seorang ulama yang banyak tamunya. Dan ucapan KH Yasin tersebut terbukti, beliau setiap hari menerima banyak tamu.
3. Syaikh Ahmad Jauhari Umar pernah berjumpa dengan Sayyid Ma’sum badung Madura yang memberi wasiyat bahwa kelak Syaikh Ahmad Jauhari Umar banyak santrinya yang berasal dari jauh. Dan hal itu juga terbukti.
4. Syaikh Ahmad Jauhari Umar bertemu dengan KH Hamid AbdiLlah Pasuruan, beliau berkata bahwa kelak Syaikh Ahmad Jauhari Umar akan dapat melaksanakan ibadah haji dan menjadi ulama yang kaya. Dan terbukti beliau sampai ibadah haji sebanyak lima kali dan begitu juga para putera beliau.
Hal tersebutlah yang menyebabkan Syaikh Ahmad Jauhari Umar menganut faham ahlussunah karena beliau merasa heran dan ta’jub kepada para ulama ahlussunah seperti tersebut di atas yang dapat mengetahui hal-hal rahasia ghaib dan ulama yang demikian ini tidak dijumpainya pada ulama-ulama golongan wahabi.
Dalam menghadapi setiap cobaan yang menimpa, Syaikh Ahmad Jauhari Umar memilih satu jalan yaitu mendatangi ulama. Adapun beberapa ulama yang dimintai do’a dan barokah oleh beliau diantaranya adalah :
1. KH. Syufa’at Blok Agung Banyuwangi.
2. KH. Hayatul Maki Bendo Pare Kediri.
3. KH. Marzuki Lirboyo Kediri.
4. KH. Dalhar Watu Congol Magelang.
5. KH. Khudlori Tegal Rejo Magelang.
6. KH. Dimyathi Pandegelang Banten.
7. KH. Ru’yat Kaliwungu.
8. KH. Ma’sum Lasem.
9. KH. Baidhawi Lasem.
10. KH. Masduqi Lasem.
11. KH. Imam Sarang.
12. KH. Kholil Sidogiri.
13. KH Abdul Hamid AbdiLlah Pasuruan.
Selesai beliau mendatangi para ulama, maka ilmu yang didapat dari mereka beliau kumpulkan dalam sebuah kitab “Jawahirul Hikmah”.
Kemudian beliau mengembara ke makam – makam para wali mulai dari Banyuwangi sampai Banten hingga Madura. Sewaktu beliau berziarah ke makam Syaikh Kholil Bangkalan Madura, Syaikh Ahmad Jauhari Umar bertemu dengan Sayyid Syarifuddin yang mengaku masih keturunan Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani RA. Kemudian Sayyid Syarifuddin memberikan ijazah kepada Syaikh Ahmad Jauhari Umar berupa amalan ‘MANAKIB JAWAHIRUL MA’ANY’ dimana amalan manakib Jawahirul Ma’any tersebut saat ini tersebar luas di seluruh Indonesia karena banyak Fadhilahnya bahkan sampai ke negara asing seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Pakistan, tanzania, Afrika, Nederland, dll.
Syaikh Ahmad Jauhari Umar pernah mengalami masa-masa yang sulit dalam segala hal. Bahkan ketika putera beliau masih berada di dalam kandungan, beliau diusir oleh keluarga isteri beliau sehingga harus pindah ke desa lain yang tidak jauh dari desa mertua beliau kira-kira satu kilometer. Ketika putera beliau berumur satu bulan, beliau kehabisan bekal untuk kebutuhan sehari-hari kemudian Syaikh Ahmad Jauhari Umar memerintahkan kepada isteri beliau untuk pulang meminta makanan kepada orang tuanya. Dan Syaikh Ahmad Jauhari Umar berkata, “Saya akan memohon kepada Allah SWT”. Akhirnya isteri beliau dan puteranya pulang ke rumah orang tuanya.
Kemudian Syaikh Ahmad Jauhari Umar mengambil air wudhu untuk melaksanakan shalat duha dan dilanjutkan membaca manakib Jawahirul Ma’any. Ketika tengah membaca Manakib, beliau mendengar ada orang di luar rumah memberikan ucapan salam kepada beliau, dan beliau jawab di dalam hati kemudian beliau tetap melanjutkan membaca Manakib Jawahirul Ma’any hingga khatam. Setelah selesai membaca Manakib, maka keluarlah beliau seraya membukakan pintu bagi tamu yang memberikan salam tadi.
Setelah pintu terbuka, tenyata ada enam orang yang bertamu ke rumah beliau. Dua orang tamu memberi beliau uang Rp 10.000, dan berpesan supaya selalu mengamalkan Manakib tersebut. Dan sekarang kitab manakib tersebut sudah beliau ijazahkan kepada kaum Muslimin dan Muslimat agar kita semua dapat memperoleh berkahnya. Kemudian dua tamu lagi memberi dua buah nangka kepada beliau, dan dua tamu lainnya memberi roti dan gula.
Kemudian Syaikh Ahmad Jauhari Umar selalu melaksanakan pesan tamu-tamu tersebut yang menjadi amalan beliau sehari-hari. Tidak lama setelah itu, setiap harinya Syaikh Ahmad Jauhari Umar diberi rizki oleh Allah senanyak Rp. 1.500 hingga beliau berangkat haji untuk pertamakali pada tahun 1982.
Kemudian pada tahun 1983 Syaikh Ahmad Jauhari Umar menikah dengan Sa’idah putri KH As’ad Pasuruan. Setelah pernikahan ini beliau setiap hari diberi rizki oleh Allah sebanyak Rp 3.000 mulai tahun 1983 hingga beliau menikah dengan puteri KH. Yasin Blitar.
Setelah pernikahan ini Syaikh Ahmad Jauhari Umar setiap hari diberi rizki oleh Allah SWT sebanyak Rp.11.000 sampai beliau dapat membangun masjid. Selesai membangun masjid, Syaikh Ahmad Jauhari Umar setiap hari diberi rizki oleh Allah sebanyak Rp. 25.000 hingga beliau membangun rumah dan Pondok Pesantren.
Setelah membangun rumah dan Pondok Pesantren, Syaikh Ahmad Jauhari Umar tiap hari diberi rizki oleh Allah SWT sebanyak Rp.35.000 hingga beliau ibadah haji yang kedua kalinya bersama putera beliau Abdul Halim dan isteri beliau Musalihatun pada tahun 1993.
Setelah beliau melaksanakan ibadah haji yang kedua kalinya pada tahun 1993, Syaikh Ahmad Jauhari Umar setiap hari diberi rizki oleh Allah sebanyak Rp 50.000 hingga tahun 1995 M. Setelah Syaikh Ahmad Jauhari Umar melaksanakan ibadah haji yang ketiga kalinya bersama putera beliau Abdul Hamid dan Ali Khazim, Syaikh Ahmad Jauhari Umar setiap hari diberi rizki oleh Allah sebanyak Rp. 75.000 hingga tahun 1997.
Setelah Syaikh Ahmad Jauhari Umar menunaikan ibadah haji yang keempat kalinya pada tahun 1997 bersama putera beliau HM Sholahuddin, Syaikh Ahmad Jauhari Umar diberi rizki oleh Allah setiap hari Rp. 200.000 hingga tahun 2002.
Kemudian Syaikh Ahmad Jauhari Umar berangkat haji yang ke limakalinya bersama dua isteri dan satu menantu beliau, Syaikh Ahmad Jauhari Umar setiap hari diberi rizki oleh Allah SWT sebanyak Rp. 300.000 sampai tahun 2003 M.
Di Pasuruan, Syaikh Ahmad Jauhari Umar mendirikan Pondok Pesantren tepatnya di Desa Tanggulangin Kec. Kejayan Kab. Pasuruan yang diberi nama Pondok Pesantren Darussalam Tegalrejo.
Di desa tersebut Syaikh Ahmad Jauhari Umar diberi tanah oleh H Muhammad seluas 2.400 m2 kemudian H Muhammad dan putera beliau diberi tanah oleh Syaikh Ahmad Jauhari Umar seluas 4000m2 sebagai ganti tanah yang diberikan dahulu.
Sejak saat itu Syaikh Ahmad Jauhari Umar mulai membangun masjid dan madrasah bersama masyarakat pada tahun 1998. namun sayangnya sampai empat tahun pembangunan masjid tidak juga selesai. Akhirnya Syaikh Ahmad Jauhari Umar memutuskan masjid yang dibangun bersama masyarakat harus dirobohkan, demikian ini atas saran dan fatwa dari KH. Hasan Asy’ari Mangli Magelang Jawa Tengah (Mbah Mangli – almarhum), dan akhirnya Syaikh Ahmad Jauhari Umar membangun masjid lagi bersama santri pondok. AlhamduliLlah dalam waktu 111 hari selesailah pembangunan masjid tingkat tanpa bantuan masyarakat. Kemudian madrasah-madrasah yang dibangun bersama masyarakat juga dirobohkan dan diganti dengan pembangunan pondok oleh santri-santri pondok
Maka mulailah Syaikh Ahmad Jauhari Umar mengajar mengaji dan mendidik anak-anak santri yang datang dari luar daerah pasuruhan, hingga lama kelamaan santri beliau menjadi banyak. Pernah suatu hari Syaikh Ahmad Jauhari Umar mengalami peristiwa yang ajaib yaitu didatangi oleh Syaikh Abi Suja’ pengarang kitab Taqrib yang mendatangi beliau dan memberikan kitab taqrib dengan sampul berwarna kuning, dan kitab tersebut masih tersimpan hingga sekarang. Mulai saat itu banyak murid yang datang terlebih dari Jawa Tengah yang kemudian banyak menjadi kiyahi dan ulama.
Silsilah Syaikh Ahmad Jauhari Umar :
a. Dari ayah beliah adalah sbb :
1. Syaikh Ahmad Jauhari Umar bin
2. H. Thohir/Muhammad Ishaq bin
3. Umarudin bin
4. Tubagus Umar bin
5. AbduLlah Kyai Mojo bin
6. Abu Ma’ali Zakariya bin
7. Abu Mafakhir Ahmad Mahmud Abdul qadir bin
8. Maulana Muhammad Nasiruddin bin
9. Maulana Yufus bin
10. Hasanuddin Banten bin
11. HidayatuLlah Sunan Gunung Jati bin
12. AbduLlah Imamuddin bin
13. Ali Nurul ‘Alam bin
14. Jamaluddin Akbar bin
15. Jalaluddin Syad bin
16. AbduLlah Khon bin
17. Abdul Malik Al-Muhajir Al-Hindi bin
18. Ali Hadzramaut bin
19. Muhammad Shahib Al-Mirbath bin
20. Ali Khola’ Qasim bin
21. Alwi bin UbaidiLlah bin
22. Ahmad Al-Muhajir bin
23. Isa Syakir bin
24. Muhammad Naqib bin
25. Ali Uraidzi bin
26. Ja’far As-Shadiq bin
27. Muhammad Al-Baqir bin
28. Imam Ali Zainal Abidin bin
29. Imam Husain bin
30. Sayyidatina Fatimah Az-Zahra binti
31. Sayyidina Muhammad RasuluLlah SAW.
b. Silsilah Syaikh Ahmad Jauhari Umar dari Ibu :
1 Syaikh Ahmad Jauhari Umar bin
2 KH Thahir bin/Moh Ishaq bin
3 Umarudin bin
4 Tuba bin
5 H. Muhammad Nur Qesesi bin
6 Pangeran Bahurekso bin
7 Syeh Nurul Anam bin
8 Pangeran Cempluk bin
9 Pangeran Nawa bin
10 Pangeran Arya Mangir bin
11 Pangeran Pahisan bin
12 Syekh Muhyidin Pamijahan bin
13 Ratu Trowulan bin
14 Ratu Ta’najiyah bin
15 Pangeran Trowulan Wirocondro bin
16 Sulthan Abdur rahman Campa bin
17 Raden rahmat Sunan Ampel bin
18 Maulana Malik Ibrahim bin
19 Jalaluddin bin
20 Jamaludin Husen bin
21 AbduLlah Khon bin
22 Amir Abdul Malik bin
23 Ali Al-Anam bin
24 Alwi Al-Yamani bin
25 Muhammad Mu’ti Duwailah bin
26 Alwi bin
27 Ali Khola’ Qasim bin
28 Muhammad Shahib Al-Mirbath bin
29 Ali Ba’lawi bin
30 Muhammad Faqih Al-Muqaddam bin
31 AbduLlah AL-Yamani bin
32 Muhammad Muhajir bin
33 ‘Isa Naqib Al-basyri bin
34 Muhammad Naqib Ar-Ruumi bin
35 Ali Uraidzi bin
36 Ja’far Shadiq bin
37 Muhammad Al-baqir bin
38 Ali Zainal Abidin bin
39 Husein As-Sibthi bin
40 Sayyidatinaa Fatimah Az-Zahra bin
41 Sayyidina Muhammad RasuluLlah SAW.
Meskipun beliau telah berpulang ke RahmatuLlah semoga Beliau mendapat tempat yang mulia di sisi-Nya, dan berkah beliah selalu mengalir kepada kita semua….Amin
‘Referensi …Buku Sejarah Perjuangan Syaikh Ahmad Jauhari umar..Penyiar Kitab Manakib Jawahirul Ma’any.

Mei 29, 2012

ALAT UKUR

Filed under: Uncategorized — ahmadyulianto82 @ 4:21 am

ALAT_UKUR_COMP

 

Mei 3, 2012

Filed under: Uncategorized — ahmadyulianto82 @ 2:33 am

KONTEN TERKAIT

  • IIMS 2012, Daihatsu Turut Temakan Eco-DrivingLihat FotoIIMS 2012, Daihatsu Turut Temakan Eco-Driving

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di ajang Indonesia International Motor Show sudah lazimnya akan memboyong mobil-mobil konsep bertema ramah lingkungan sekaligus ekonomis. Kali ini dengan tema yang sama, Daihatsu akan kembali mengusung tema serupa.

“Tema kami ikut penyelenggara, Eco Driving,” ungkap Amelia Tjandra, Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor, Kamis (26/4).

Soal mobil konsep, Daihatsu pada perhelatan tahun sebelumnya sempat berbangga hati karena meluncurkan A Concept, sebuah mobil konsep yang dirancang dan dibuat oleh putra-putri Indonesia.

Kala itu, A Concept diperkenalkan bersama Daihatsu MOVE, di samping juga 11 kendaraan lainnya, yakni 4 unit domestic concept yang merupakan gubahan bentuk dari Gran Max Mobile Cafe Online Trading, Luxio CS, Luxio Power Seat, Terios Cross7; 3 unit domestic model Luxio Prestige, Terios TX Adventure, Xenia Xi Family, dan 4 unit All New Sirion.

Namun, soal mobil konsep yang akan dihadirkan, Amelia Tjandra mengaku Daihatsu masih belum bisa memastikan. “Mobil konsep masih dalam pemilihan

TEKNOLOGIE

Filed under: Uncategorized — ahmadyulianto82 @ 2:16 am

Dikenal dengan teknologi Direct Fuel Injection, teknologi ini merupakan yang terbaru dalam hal pengkabutan BBM pada mesin bensin. Cara kerjanya juga serupa dengan mesin diesel, di mana bahan bakar diinjeksikan melalui jalur common rail langsung ke dalam silinder. Dan teknologi ini memang relatif lebih mahal dibanding sistem karburator.

Dengan penggunaan teknologi ini bahan bakar tentu lebih lebih efisien, output daya juga bisa jadi lebih tinggi dan yang terpenting emisi gas buangnya lebih rendah sehingga lingkungan lebih bersih.

Penggunaan bahan bakar dan timing injeksi bisa tepat dikendalikan sesuai dengan kondisi beban kendaraan. Kecepatan mesin ditentukan oleh waktu pengapian dan fungsionalitas injeksi bahan bakar dikontrol secara cermat oleh ECU (unit control mesin).

Teknologi injeksi juga ada yang bernama Port Fuel Injection, perangkat ini mungkin tipe yang paling umum dari sistem injeksi bahan bakar yang bisa ditemukan di seluruh dunia. Bahan Bakar disuntikkan pada setiap pengambilan port, biasanya terletak di kepala silinder dan intake manifold.

Desain yang melekat dari jenis sistem injeksi bahan bakar memungkinkan untuk lebih sedikit fleksibilitas dalam desain intake-manifold. Sehingga membuat pernafasan mesin membaik, dalam hal ini memungkinkan untuk modifikasi dengan perangkat turbo untuk menghasilkan tenaga lebih besar.

Teknologi injeksi selanjutnya ada Throttle Body Injection, di mana teknologi ini yang paling sering digunakan dalam desain untuk mesin karburator pada umumnya. Nosel injektor yang menyuntikkan bahan bakar berada di atas klep throttle. Campuran bahan bakar dan udara kemudian dibawa melalui saluran intake ke ruang pembakaran.

Sistem injeksi jenis ini ditemukan antara tahun 1980-1995. Keuntungan terbesar dari sistem ini adalah bahwa hal itu relatif rendah biaya dan banyak komponen pendukung seperti intake manifold, filter udara, dan saluran bahan bakar routing yang dapat digunakan kembali.

Jadi kesimpulan dari kedua teknologi ini adalah sistem injeksi lebih baik dari sistem karburator. Walau harga lebih mahal, teknologi ini memiliki masa depan yang lebih baik untuk lingkungan agar lebih hijau.

Apalagi mengingat kebijakan pemerintah mengenai pembatasan BBM subsidi, serta semakin banyaknya kendaraan terbaru bermunculan dengan teknologi mesin injeksi. Sudah selayaknya konsep pemahaman kita berubah tentang penggunaan bahan bakar yang tepat sesuai dengan perkembangan teknologi.

Sebab penggunaan teknologi injeksi pada suatu kendaraan itu diharapkan mampu menghasilkan pengkabutan bahan bakar lebih baik dari karburator dengan penggunaan BBM yang memiliki kadar timbal lebih sedikit atau memiliki nilai oktan lebih besar.

Jika pemahaman ini kita terapkan dengan baik, maka perawatan kendaraan injeksi jauh lebih mudah dan bisa jadi lebih murah dibanding kendaraan menggunakan karburator

April 24, 2012

MATERI ELEKTRONIKA

Filed under: Uncategorized — ahmadyulianto82 @ 12:58 pm
 

KOMPONEN  ELEKTRONIKA  PASIF , AKTIF  DAN  OPTIK

 

     1.  Komponen  Pasif 

1.1  Resistor

Resistor  adalah komponen elektronik  yang berfungsi membatasi  arus yang mengalir dalam rangkaian. Kemampuan resistor dalam menghamba arus disesuaikan dengan nilai tahanan resistor tersebut.

 

Gambar  berbagai  macam  bentuk Resistor

 

Resistor  mempunyai  dua kaki. Pada  resistor dengan kode warna  terdapat  4 atau  5 Warna

 

 

 

Dilihat dari bahannya, ada beberapa  jenis resistor yang ada dipasaran antara  lain : Resistor Carbon, Wirewound, dan Metalfilm

 

 

 

1.2 Variable resistor ( Trimpot  dan Potensiometer )

 

                                             

 

Gambar  variable  Resistor :   Simbol , komponen  Trimpot  dan Potensiometer

 

Resistor yang nilainya dapat berubah-ubah dengan jalan menggeser atau memutar  tuas  pada komponen tersebut, sehingga nilai resistor dapat ditetapkan sesuai dengan kebutuhan. Berfungsi sebagai pengatur volume (mengatur besar kecilnya arus), tone control pada sound system, pengatur tinggi rendahnya nada (bass/treble) serta berfungsi sebagai pembagi tegangan arus dan tegangan.

 

 

Cara  mengukur  Potensiometer  dengan Ohm meter

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1.3  NTC (Negative Temperature Coefficient)  

Adalah  komponen  Resistor yang nilainya akan berubah karena suhu. Semakin panas yang

mengenai  NTC  semakin kecil nilainya. Penerapan  NTC pada rangkain sensor suhu .

 

Simbol  NTC  dan bentuk fisik

 

 

 

 

Gambar  grafik  NTC dan  Pemasangan NTC pada rangkaian.

 

 

1.4  PTC (Positive Temperature Coefficient),

 

Simbol PTC dan bentuk  fisik

 

PTC yaitu resistor yang nilainya akan bertambah besar bila temperaturnya menjadi dingin.

 

 

 

 

 

 

 

1.5 Resistor LDR  (Light Dependent Resistor )

Light Dependent Resistor atau yang biasa disebut LDR adalah jenis resistor yang nilainya berubah seiring intensitas cahaya yang diterima oleh komponen tersebut. Biasa digunakan sebagai detektor cahaya atau pengukur besaran konversi cahaya. Light Dependent Resistor, terdiri dari sebuah cakram semikonduktor yang mempunyai dua buah elektroda pada permukaannya. Pada saat gelap atau cahaya redup, bahan dari cakram tersebut menghasilkan elektron bebas dengan jumlah yang relatif kecil. Sehingga hanya ada sedikit elektron untuk mengangkut muatan elektrik. Artinya pada saat cahaya redup LDR menjadi konduktor yang buruk, atau bisa disebut juga LDR memiliki resistansi yang besar pada saat gelap atau cahaya redup.

Pada saat cahaya terang, ada lebih banyak elektron yang lepas dari atom bahan semikonduktor tersebut. Sehingga akan ada lebih banyak elektron untuk mengangkut muatan elektrik. Artinya pada saat cahaya terang LDR menjadi konduktor yang baik, atau bisa disebut juga LDR memiliki resistansi yang kecil pada saat cahaya terang.

 

 

 

Gambar  LDR :  Karakteristik , symbol  dan bentuk  fisik

 

 

 

 

 

Gambar  rangkaian penerapan LDR  sebagai sensor cahaya.

 

 

 

 

 

 

 

1.6 Kapasitor  /  kondensator

 

 

Gambar  Kapasitor : Simbol dan bentuk fisik.

 

Kapasitor adalah suatu komponen elektronika yang dapat menyimpan dan melepaskan  muatan listrik atau energi listrik. Kemampuan untuk menyimpan muatan listrik pada kapasitor disebut dengan kapasitansi atau kapasitas.

Kapasitor dapat dibedakan dari bahan yang digunakan sebagai lapisan diantara lempeng-lempeng logam yang disebut dielektrikum. Dielektrikum tersebut dapat berupa keramik, mika, mylar, kertas, polyester ataupun film.

Satuan kapasitor adalah  Farad,

kapasitor elektrolit (elco). Kapasitor ini memiliki polaritas  positif  dan kutub  negative dan  biasa disebutkan tegangan kerjanya.  misalnya : 100uF / 35V artinya elco memiliki kapasitas 100uF dan tegangan kerjanya tidak boleh melebihi  35 volt.

 

       Variable  Kapasitor  ( C trimer – Varco )

adalah kapasitor yang memiliki nilai kapasitansi atau kapasitas yang dapat diubah-ubah. Kapasitor ini terdiri dari :

Kapasitor Trimer , Kapasitor yang nilai kapasitansinya dapat diubah-ubah dengan cara memutar porosnya dengan obeng.

Variabel Capasitor (Varco),  Kapasitor yang nilai kapasitansinya dapat diubah-ubah dengan memutar poros yang tersedia.

 

 

1.7 Transformator

Transformator (trafo) adalah alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan bolak-balik (AC). Transformator terdiri dari 3 komponen pokok yaitu: kumparan pertama (primer) yang bertindak sebagai input, kumparan kedua (skunder) yang bertindak sebagai output, dan inti besi yang berfungsi untuk memperkuat medan magnet yang dihasilkan.

Bagian-Bagian Transformator

Contoh Transformator                    Lambang Transformator

Prinsip Kerja Transformator

Prinsip kerja dari sebuah transformator adalah sebagai berikut. Ketika Kumparan primer dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik, perubahan arus listrik pada kumparan primer menimbulkan medan magnet yang berubah. Medan magnet yang berubah diperkuat oleh adanya inti besi dan dihantarkan inti besi ke kumparan

 

sekunder,sehingga pada ujung-ujung kumparan sekunder akan timbul ggl induksi. Efek ini dinamakan induktansi timbal-balik (mutual inductance). Pada skema transformator di sumber tegangan yang mengalir pada kumparan primer berbalik arah (berubah polaritasnya) medan magnet yang dihasilkan akan berubah arah sehingga arus listrik  yang dihasilkan pada kumparan sekunder akan berubah polaritasnya.Hubungan antara tegangan primer, jumlah lilitan primer, tegangan sekunder, dan jumlah lilitan

sekunder, dapat dinyatakan dalam persamaan:

 

Berdasarkan perbandingan antara jumlah lilitan primer dan jumlah lilitan skunder transformator ada dua jenis yaitu:

  1. Transformator step up yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik rendah menjadi tinggi, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan sekunder lebih banyak daripada jumlah lilitan primer (Ns > Np).
  2. Transformator step down yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik tinggi menjadi rendah, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan primer lebih banyak daripada jumlah lilitan sekunder (Np > Ns).

 

 

1.8  Relay

Relay  merupakan  komponen elektronik  yang bersifat konduktif  yang terdiri dari  kumparan dan  kontak saklar. Penggunaan relay sebagai  pada rangkain  sebagai  saklar bersama  dengan komponen elektronik lainnya. Salah satu  penggunakan relay  adalah  Lampu otomatis.

Susunan kontak pada relay adalah:

Normally Open : Relay akan menutup bila dialiri arus listrik.

Normally Close : Relay akan membuka bila dialiri arus listrik.

Changeover : Relay ini memiliki kontak tengah yang akan melepaskan diri dan membuat kontak lainnya berhubungan.

Cara kerja komponen ini dimulai saat mengalirnya arus listrik melalui koil / kumparan, kemudian  menimbulkan magnet  dan merubah  posisi  kontak saklar yang ada didalam Relay tersebut. Jika  kontak saklar tersebut  dihubungkan  dengan  beban  yang  tersambung dengan sumber tegangan  maka beban tersebut akan  dialiri arus listrik.

 

 

 

 

Gambar  Relay : Simbol  dan  berbagai macam bentuk fisik relay

2. Komponen  Aktip

 

2.1 Dioda  Penyearah

Dioda ini dapat mengalirkan arus atau tegangan yang besar hanya satu arah. Dioda ini biasa digunakan untuk menyearahkan arus dan tegangan. memiliki tegangan maksimal dan arus maksimal, misalnya  tipe 1N4001  dengan  kemampuan  arus 1A  tegangan  100V.

Simbol dioda hubungan sama dengan simbol dioda kontak titik.

 

 

                       

            Gambar : Simbol Dioda,  bentuk fisik  dan karakteristiknya

 

 

 

Gambar : Dioda Bridge / jembatan

 

 

Mengecek  Dioda

 

 

 

 

 

 

2.2 Dioda Detektor ( Dioda  Germanium )

Dioda ini dipergunakan untuk mendeteksi  frekuensi tinggi yang termodulasi sehingga

outputnya diperoleh frekuensi informasi ( frekuensi audio), pada rangkaian Detektor .

Contoh tipe dari dioda ini misalnya; OA 70, OA 90 dan 1N 60.

 

 

 

                                 

Bentuk  fisik  Dioda Detektor  dan  penerapannya

 

 

2.3 Dioda Zener

Dioda Zener adalah dioda yang bekerja pada daerah breakdown atau pada daerah kerja reverse bias. Dioda ini banyak digunakan untuk pembatas tegangan. Tipe dari dioda zener dibedakan oleh tegangan pembatasnya. Misalnya 12 V, ini berarti dioda zener dapat membatasi tegangan yang lebih besar dari 12 V .

 

 

              

Gambar :  Simbol Dioda  Zener , bentuk fisik dan  karakteristiknya

 

 

Gambar : rangkaian Pengujian Dioda Zener  dan  regulator  tegangan  dengan  penguat  transistor

 

 

 

  2.4 Dioda  LED

LED adalah kepanjangan dari Light Emitting Diode (Dioda Pemancar Cahaya). Dioda ini akan mengeluarkan cahaya bila diberi tegangan sebesar 2 V dengan arus 1 – 20 mA. LED banyak digunakan sebagai lampu indikator dan peraga (display).

 

 

Gambar :  Simbol LED , karakteristik dan  bentuk  fisiknya

Gambar: pemasangan Dioda Led  dipasang R seri untuk membatasi arus

 

2.5 Dioda  Varaktor

Dioda Varaktor disebut juga kapasitansi  yang diatur tegangan. Varaktor terpasang pada pada arah referse  /  terbalik terhadap tegangan yang mensupplynya.  Semakin besar tegangan balik nilai kapasitansi pada Dioda Varaktor semakin kecil nilai kapasitansinya. Varktor dipakai  untuk menggantikan Varko. Penerapan Dioda ini pada rangkaian  VCO (Voltage Control Osilator) Osilator yang dikendalikan tegangan

 

Simbol  Dioda Varaktor dan bentuk fisik

 

.

Gambar  rangkaian  penerapan Dioda Varaktor  sebagai VCO

 

2.6 Transistor 

Transistor memiliki dua jenis yaitu: Transistor Bipolar dan Transistor Unipolar.

2.6.1 Transistor Bipolar

adalah transistor yang memiliki dua persambungan kutub

 

Simbol Transistor PNP  dan NPN

 

 

 

Bentuk  fisik  Transistor

 

Transistor biasa terdiri dari 3 buah kaki yang masing-masing diberi nama: emitor, basis dan kolektor. Untuk mengetahui kaki-kaki transistor lebih mudah dengan melihat data book transistor yang mencantumkan kaki transistor dan untuk mengetahui kaki-kaki transistor dapat dicek dengan  menggunakan multimeter.

 

Mengecek Transistor

 

 

 

2.6.2 Transistor Unipolar

adalah transistor yang hanya memiliki satu buah persambungan kutub

Transistor unipolar adalah FET (Field Effect Transistor) yang terdiri dari JFET kanal N,

JFET kanal P, MOSFET kanal N, dan MOSFET kanal P.

 

 

 

 

 

Gambar  Simbol  FET  dan berbagai bentuk fisik

 

 

 

 

2.7 SCR  ( Silicon Controlled Rectifier )

Thyristor disebut juga dengan SCR ( Silicon Controlled Rectifier) dan banyak digunakan sebagai saklar elektronik. Gambar diskrit dan simbol SCR ditunjukkan dengan gambar dibawah ini :

 

 

Gambar  SCR :  symbol , rangkaian persamaan  dan bentuk fisik

akan bekerja atau menghantar arus listrik dari anoda ke katoda jika pada kaki gate diberi arus kearah katoda, karenanya kaki gate harus diberi tegangan positif terhadap katoda.

Pemberian tegangan ini akan menyulut SCR, dan ketika tersulut akan tetap menghantar. SCR akan terputus jika arus yang melalui anoda ke katoda menjadi kecil atau gate pada SCR terhubung dengan ground.

 

Berikut langkah-langkah mengukur SCR:
1. Pilih selector multimeter pada posisi tahanan 1x (ohm)
2. Hubungkan Anoda SCR dengan terminal + dari multimeter dan Katoda dengan terminal -
hasilnya jarum multimeter tidak bergerak
3. Sekarang kaki Anoda & Gate di SCR dishort kemudian hubungkan dengan terminal +

multimeter dan kaki Katoda Dengan terminal – multimeter. hasilnya jarum multimeter

akan menunjukan nilai tertentu, kemudian secara perlahan  kaki anoda & Gate jangan di

short,nilai tahanan harus tetap sama.Ini berarti SCR OK

 
Gambar  Pengujian   SCR dengan  beban R   atau  Motor DC

 

 

 

 

 

 

2.8 DIAC

Diac  memiliki dua terminal  yaitu Terminal 1 ( T1)  dan Terminal 2 ( T2 ), Simbol DIAC

 

Gambar Diac :  symbol , persamaan dan bentuk fisik

 

 

 

2.9 TRIAC   ( Triode for Alternating Current )

    Gambar:  persamaan Triac dengan 2 SCR ,  Simbol dan bentuk fisik

 

Tiac adalah Trioda untuk arus bolak-balik, sebuah komponen yang disamakan dengan dua  SCR  yang disambungkan antiparallel dan kaki gerbangnya disambungkan bersama. TRIAC adalah  Bidirectional Triode Thyristor,  yang menunjukkan sakelar dua arah yang dapat mengalirkan arus listrik  ketika dipicu (dihidupkan). Ini dapat disulut baik dengan tegangan positif ataupun negatif pada elektroda gerbang. Sekali disulut, komponen ini akan terus menghantar hingga arus yang mengalir lebih rendah dari arus genggamnya, misal pada akhir paruh siklus dari arus bolak-balik. Hal tersebut membuat TRIAC sangat cocok untuk mengendalikan beban dengan sumber AC, memungkinkan pengendalian arus yang sangat tinggi dengan arus kendali yang sangat rendah. Sebagai tambahan, memberikan pulsa sulut pada titik tertentu dalam siklus AC memungkinkan pengendalian persentase arus yang mengalir melalui TRIAC (pengendalian fasa ).

Low-Current TRIAC dapat mengontak hingga  kuat arus 1 ampere dan mempunyai maksimal tegangan sampai beberapa ratus volt. Medium-Current TRIACS dapat mengontak sampai kuat arus 40 ampere dan mempunyai maksimal tegangan hingga 1.000 volt

 

 

 

  1. 3.     Komponen  Optik

3.1  Photo Dioda

                  

Gambar:  Simbol dan bentuk fisik

Dioda peka cahaya adalah jenis dioda yang berfungsi mendektesi cahaya. Berbeda dengandioda biasa, komponen elektronika ini akan mengubah menjadi arus listrik. Cahaya yang dapatdideteksi oleh dioda peka cahaya ini mulai dari cahaya inframerah, cahaya tampak, ultra ungu sampai dengan sinar-X.

 

 

Gambar  kurva  karakteristik  Photo Dioda

Aplikasi dioda peka cahaya mulai dari penghitung kendaraan di jalanumum secara otomatis, pengukur cahaya pada kamera serta beberapa peralatan dibidang medis.Alat yang mirip dengan dioda peka adalah transistor foto (phototransistor).

 

 

 

 

 

             3.2  Photo Transistor

 

 

                               

 

 

                                                             

 

Gambar:  Simbol photo transistor dan bentuk fisik

 

Transistor foto ini pada dasarnya adalah jenis transistor bipolar yang menggunakan kontak (junction) base-collector untuk menerima cahaya.Komponen ini mempunyai sensitivitas yang lebih baik jika dibandingkan dengan dioda peka cahaya. Hal ini disebabkan karena electron yang ditimbulkan oleh foton cahaya pada junction ini diinjeksikan di bagian Base dan diperkuat di bagian kolektornya. Namun demikian,waktu respons dari transistor foto secara umum akan lebih lambat dari pada dioda peka cahaya.

 

Gambar  grafik  tegangan dan arus pada

 

Gambar  rangkaian pemasangan pohoto transistor

 

 

3.3 OPTOKOPLER

                                 

 

         

Gambar Optocopler:  Simbol , bentuk fisik dan  rangkaian pengujian

 

Optokopler atau optoisolator merupakan gabungan LED dan foto dioda atau foto transistor. Keuntungan optokopler adalah pemisahan secara listrik antara rangkaian masukan dan  rangkaian keluaran.Dengan optokopler hubungan yang ada antar masukan dan keluaran seberkas cahaya.  Sensor optokopler berfungsi seperti sebuah saklar foto elektrik.Pada saat arus mengalir melalui LED, maka dioda pemancar akan  memancarkan cahaya infra merah yang akan diterima oleh foto  transistor.Hal ini akan mengakibatkan sambungan pada foto transistor

terhubung dan seakan bersifat seperti saklar tertutup.Optokopler bekerja pada kepresisian yang tinggi.

 

 

 

Gambar konstruksi  penempatan optocopler pada cakram pada penghitung putaran

 

 

IC  (Integreated Circuit ) Analog

 

  1. 1.   IC  Regulator 

1.1        LM 78XX (3 Terminal – Regulator  Output Positip)

 

 

 

 

 

 

 

 

1.2        LM 79XX  ( 3 Terminal – Regulator Output Negatip)

 

 

 

 

 

 

 

Schematic

 

 

 

 

 

1.3        LM 317  ( 3 – Terminal  Positip Adjustable Regulator )

 

 

 

            

 

           

           

 

 

 

 

1.4        LM 337 ( 3 – Terminal  Negatip  Adjustable Regulator )

 

          

 

                               

    

           

                       

 

 

                   

                  Tegangan Output  + / – yang dapat diatur secara simetris

 

 

 

               

                  Tegangan negatip dengan  proteksi Dioda

 

 

 

 

                   

                    Arus Output  yang dapat diatur

 

  1. 2.   IC NE 555

 

        

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

       

                                                                    Time  = 1,1 RC  ( Secon )

 

Gambar IC 555,  Mono stabil dengan

 

 

 

 

                     

 

              Frekuensi  =  1.5 /( RA + 2RB ).C

 

 

Gambar IC 555, Astabil  Multiviberator  dan grafik frekuensi  terhadap nilai R-C

 

 

     

 

Gambar IC 555 Pulsa wide modulation

 

 

 

  1. 3.   IC  Operational  Amplifier ( OP-Amp )

 

Op-amp adalah  rangkaian elektronik  serbaguna  yang  yang dirancang dan  dikemas khusus dalam bentuk   Chip  IC  sehingga  dengan  menambahkan komponen luar sedikit saja,  sudah dapat dipakai untuk berbagai keperluan.

Pada  bidang audio  Op-amp banyak diterapkan pada  pengolah sinyal input . penerapan op-amp diantaranya  penguat mikropon , rangkaian mixer , rangkaian equalizer , rangkaian limiter dan rangkaian lainnya.
Karakteristik terpenting dari sebuah op-amp yang ideal adalah:

  • Penguatan loop terbuka amat tinggi
  • Impedansi masukan yang sangat tinggi sehingga arus masukan dapat diabaikan
  • Impedansi keluaran sangat rendah sehingga keluaran penguat tidak terpengaruh oleh

pembeban.

Pada op-amp terdapat satu terminal keluaran, dan dua terminal masukan. Terminal masukan yang diberi tanda (-) dinamakan terminal masukan pembalik (inverting), sedangkan terminal masukan yang diberi (+) dinamakan terminal masukan bukan pembalik (noninverting).

 

Berbagai jenis / Type   Op-Amp  diantaranya :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penguat inverting                                                 Penguat  non  inverting

 

 

 

Penguat  penjumlah  inverting                                     Penguat  penjumlah non inverting

 

 

Pembangkit sinyal sqare                                        Pembangkit sinyal sinus

 

 

 

Filter high pass                                                      Filter Low pass

 

 

April 21, 2012

Filed under: Uncategorized — ahmadyulianto82 @ 4:51 am

Simbol Listrik dan Simbol Elektronik

Simbol Listrik

Simbol listrik dan simbol elektronik diperlukan ketika menggambar sebuah sistem rangkain listrik dan rangkaian elektronik. Dengan menggunakan simbol-simbol tersebut, skema rangkaian akan mudah dibuat dan mudah dipahami sehingga proses perakitan pun akan lebih mudah. Di bawah ini adalah beberapa simbol komponen listrik dan komponen elektronika.

Seorang istalatir listrik / electrician akan membaca skema rangkaian listrik sebelum proses pemasangan demikian juga dengan teknisi elektronik. Disamping itu penerapan simbol listrik dan simbol elektronik dapat membantu penelusuran (trouble shooting) ketika perbaikan (service dan maintenamce) diperlukan

SIMBOL NAMA KOMPONEN KETERANGAN
Simbol Sambungan
Simbol Kabel Kabel/ Wire Listrik Kabel penghubung (konduktor)
Simbol Kabel Terhubung Koneksi kabel Terhubung
Simbol Kabel Tak terhubung Kabel tidak koneksi Terputus (tidak terhubung)
Simbol Saklar (Switch) dan Simbol Relay
Simbol Saklar Toggle Switch SPST Terputus dalam kondisi open
Simbol Saklar Toggle Switch SPDT Memilih dua terminal koneksi
Simbol Saklar Saklar Push-Button (NO) Terhubung ketika ditekan
Simbol Saklar Saklar Push-Button (NC) Terputus ketika ditekan
Simbol Saklar DIP Switch Multiswitch(Saklar banyak)
Simbol Saklar Relay SPST Koneksi (Open dan Close) digerakan oleh elektromagnetik.
Simbol Saklar Relay SPDT
Simbol Saklar Jumper Koneksi dengan pemasangan jumper
Simbol Saklar Solder Bridge Koneksi dengan cara disolder
Simbol Ground
Simbol Ground Earth Ground Referensi 0 sebuah sumber listrik
Simbol Ground Chassis Ground Ground yang dihubungkan pada body sebuah rangkaian listrik
Simbol Ground Common/ Digital Ground
Simbol Resistor
Simbol Resistor Resistor Resistor berfungsi untuk menahan arus yang mengalir dalam rangkaian listrik
Simbol Resistor Resistor
Simbol Potensio Potensio Meter Menahan arus dalam rangkaian listrik tetapi nilai resistansi dari 3 titik terminal dapat diatur
Simbol Potensio Potensio Meter
Simbol Variable Resistor Variable Resistor Menahan arus dalam rangkaian listrik tetapi nilai resistansi dari 2 titik terminal dapat diatur
Simbol Variable Resistor Variable Resistor
Simbol Condensator (Kapasitor)
Simbol Condensator Condensator Bipolar Berfungsi untuk menyimpan arus listrik sementara waktu
Simbol Condensator Condensator Nonpolar
Simbol Condensator Condensator Bipolar Electrolytic Condensator (ELCO)
Simbol Condensator Kapasitor berpolar Electrolytic Condensator (ELCO)
Simbol Condensator Kapasitor Variable Condensator yang nilai kapasitansinya dapat diatur
Simbol Kumparan (Induktor)
Simbol Lilitan Induktor, lilitan, kumparan, spul, coil Dapat menghasilkan medan magnet ketika dialiri arus listrik
Simbol Lilitan Induktor dengan inti besi Kumparan dengan inti besi seperi pada trafo
Simbol Lilitan Variable Induktor Lilitan yang nilai induktansinya dapat diatur
Simbol Power Supply
Simbol Power Supply Sumber tegangan DC Menghasilkan tegangan searah tetap (konstan)
Simbol Power Supply Sumber Arus Menghasilkan sumber arus tetap
Simbol Power Supply Sumber tegangan AC Sumber teganga bolak-balik seperti dari PLN (Perusahaan Listrik Negara)
Simbol Power Supply Generator Penghasil tegangan listrik bolah-balik seperti pembangkit listrik di PLN (Perusahaan Listrik Negara)
Simbol Battery Battery Menghasilkan tegangan searah tetap
Simbol Battery Battery lebih dari satu Cell Menghasilkan tegagan searah tetap
Simbol Regulator Sumber tegangan yang dapat diatur Sumber tegangan yang berasal dari rangkaian listrik lain
Simbol Regulator Sumber arus yang dapat diatur Sumber arus yang berasal dari rangkaian listrik lain
Simbol Meter (Alat Ukur)
Simbol Volt Meter Volt Meter Mengukur tegangan listrik dengan satuan Volt
Simbol Ampere Meter Ampere Meter Mengukur arus listrik dengan satuan Ampere
Simbol Ohm Meter Ohm Meter Mengukur resistansi dengan satuan Ohm
Simbol Watt Meter Watt Metter Mengukur daya listrik dengan satuan Watt
Simbol Lampu
Simbol Lampu Lampu Akan menghasilkan cahaya ketika dialiri arus listrik
Simbol Lampu Lampu
Simbol Lampu Lampu
Simbol Dioda
Simbol Dioda Dioda Berfungsi sebagai penyearah yang dapat mengalirkan arus listrik satu arah (forward bias)
Simbol Dioda Zener Dioda Zener Penyetabil Tegangan DC (Searah)
Simbol Dioda Schottky Dioda Schottky Dioda dengan drop tegangan rendah, biasanya terdapat dalam IC logika
Simbol Dioda Varactor Dioda Varactor Gabungan Dioda dan Kapasitor
Simbol Dioda Tunnel Dioda Tunnel Dioda Tunnel
Simbol LED LED (Light Emitting Diode) Akan menghasilkan cahaya ketika dialiri arus listrik DC satu arah
Simbol Photo Dioda Photo Dioda Menhasilkan arus listrik ketika mendapat cahaya
Simbol Transistor
Simbol Transistor NPN Transitor Bipolar NPN Arus listrik akan mengalir (EC) ketika basis (B) diberi positif
Simbol Transistor PNP Transistor Bipolar PNP Arus listrik akan mengalir (CE) ketika basis (B) diberi negatif
Simbol Transistor Darlington Transitor Darlington Gabungan dari dua transistor Bipolar untuk meningkatkan penguatan
Simbol Transistor JFET N Transistor JFET-N Field Effect Transistor kanal N
Simbol Transistor JFET P Transistor JFET-P Field Effect Transistor kanal P
Simbol Transistor NMOS Transistor NMOS Transistor MOSFET kanal N
Simbol Transistor PMOS Transistor PMOS Transistor MOSFET kanal P
Simbol Komponen Lain
Simbol Motor Listrik Motor Motor Listrik
Simbol Trafo Trafo, Transformer, Transformator Penurun dan penaik tegangan AC (Bolak Balik)
Simbol Bel Listrik Bel Listrik Berbunyi ketika dialiri arus listrik
Simbol Buzzer Buzzer Penghasil suara buzz saat dialiri arus listrik
Fuse, Sikring Pengaman. Akan putus ketika melebihi kapasitas arus
Simbol Sikring Fuse, Sikring
Simbol Bus Bus Terdiri dari banyak jalur data atau jalur address
Simbol Bus Bus
Simbol Bus Bus
Simbol Opto Coupler Opto Coupler Sebagi isolasi antar dua rangkaian yang berbeda. Dihubungkan oleh cahaya
Simbol Speaker Speaker Mengubah signal listrik menjadi suara
Simbol Mic Mic, Microphone Mengubah signal suara menjadi arus listrik
Simbol Op-Amp Op-Amp, Operational Amplifier Penguat signal input
Simbol Schmitt Trigger Schmitt Trigger Dapat mengurangi noise
Simbol ADC ADC, Analog to Digital Mengubah signal analog menjadi data digital
Simbol DAC DAC, Digital to Analog Mengubah data digital menjadi signal analog
Simbol Oscillator Crystal, Ocsilator Penghasil pulsa
Simbol Antenna
Simbol Antenna Antenna Pemancar dan penerima signa radio
Simbol Antenna Antenna
Simbol Antenna Dipole Antenna Gabungan dari simple Antenna
Simbol Gerbang Logika (Digital)
Simbol Gerbang NOT NOT Gate Output akan merupakan kebalikan input
Simbol Gerbang AND AND Gate Output akan 0 jika salah satu input 0
Simbol Gerbang NAND NAND Gate Output akan 1 jika salah satu input 0
Simbol Gerbang OR OR Gate Output akan 1 jika salah satu input 1
Simbol Gerbang NOR NOR Gate Output akan0 jika salah satu input 1
Simbol Gerbang EX-OR EX-OR Gate Output akan 0 jika input sama
SImbol D-Flip-Flop D-Flip-Flop Dapat berfungsi sebagai penyimpad data
Simbol Multiplexer Multiplexer 2 to 1 Menyeleksi salah satu data input yang akan dikirim ke output
Simbol Multiplexer Multiplexer 4 to 1
Simbol D-Multiplexer D-Multiplexer 1 to 4 Menyeleksi data input untuk dikirim ke salah satu outpu

April 20, 2012

Filed under: Uncategorized — ahmadyulianto82 @ 5:14 am

Dell XPS 13, Ultrabook Kaum Profesional

April 16, 2012

POSTER PSB SMKT-MA DARUL ULUM

Filed under: Uncategorized — ahmadyulianto82 @ 2:23 am

April 15, 2012

Filed under: Uncategorized — ahmadyulianto82 @ 1:19 am

MBAH ABDULLAH SALAM
Berperawakan gagah. Hidung mancung. Mata menyorot tajam. Kumis dan jenggotnya yang putih perak, menambah wibawanya. Hampir selalu tampil dengan pakaian putih-putih bersih, menyempurnakan kebersihan raut mukanya yang sedap dipandang.

Melihat penampilan dan rumahnya yang tidak lebih baik dari gotakan tempat tinggal santri-santrinya, mungkin orang akan menganggapnya miskin; atau minimal tidak kaya. Tapi tengoklah; setiap minggu sekali pengajiannya diikuti oleh ribuan orang dari berbagai penjuru dan … semuanya disuguh makan.

Selain pengajian-pengajian itu, setiap hari beliau menerima tamu dari berbagai kalangan yang rata-rata membawa masalah untuk dimintakan pemecahannya. Mulai dari persoalan keluarga, ekonomi, hingga yang berkaitan dengan politik. Bahkan pedagang akik dan minyak pun beliau terima dan beliau ‘beri berkah’ dengan membeli dagangan mereka.

Mbah Dullah, begitu orang memanggil kiai sepuh haamilul Qur’an ini, meskipun sangat disegani dan dihormati termasuk oleh kalangan ulama sendiri, beliau termasuk kiai yang menyukai musyawarah. Beliau bersedia mendengarkan bahkan tak segan-segan meminta pendapat orang, termasuk dari kalangan yang lebih muda. Beliau rela meminjamkan telinganya hingga untuk sekedar menampung pembicaraan-pembicaraan sepele orang awam. Ini adalah bagian dari sifat tawaduk dan kedermawanan beliau yang sudah diketahui banyak orang.

Tawaduk atau rendah hati dan kedermawanan adalah sikap yang hanya bisa dijalani oleh mereka yang kuat lahir batin, seperti Mbah Dullah. Mereka yang mempunyai (sedikit) kelebihan, jarang yang mampu melakukannya. Mempunyai sedikit kelebihan, apakah itu berupa kekuatan, kekuasaan, kekayaan, atau ilmu pengetahuan, biasanya membuat orang cenderung arogan atau minimal tak mau direndahkan.

Rendah hati berbeda dengan rendah diri. Berbeda dengan rendah hati yang muncul dari pribadi yang kuat, rendah diri muncul dari kelemahan. Mbah Dullah adalah pribadi yang kuat dan gagah luar dalam. Kekuatan beliau ditopang oleh kekayaan lahir dan terutama batin. Itu sebabnya, disamping dermawan dan suka memberi, Mbah Dullah termasuk salah satu –kalau tidak malah satu-satunya – kiai yang tidak mudah menerima bantuan atau pemberian orang, apalagi sampai meminta. Pantangan. Seolah-olah beliau memang tidak membutuhkan apa-apa dari orang lain. Bukankah ini yang namanya kaya?

Ya, mbah Dullah adalah tokoh yang mulai langka di zaman ini. Tokoh yang hidupnya seolah-olah diwakafkan untuk masyarakat. Bukan saja karena beliau punya pesantren dan madrasah yang sangat berkualitas; lebih dari itu sepanjang hidupnya, mbah Dullah tidak berhenti melayani umat secara langsung maupun melalui organisasi (Nahdlatul Ulama).

Mungkin banyak orang yang melayani umat, melalui organanisi atau langsung; tetapi yang dalam hal itu, tidak mengharap dan tidak mendapat imbalan sebagaimana mbah Dullah, saya rasa sangat langka saat ini. Melayani bagi mbah Dullah adalah bagian dari memberi. Dan memberi seolah merupakan kewajiban bagi beliau, sebagaimana meminta –bahkan sekedar menerima imbalan jasa– merupakan salah satu pantangan utama beliau.

Beliau tidak hanya memberikan waktunya untuk santri-santrinya, tapi juga untuk orang-orang awam. Beliau mempunyai pengajian umum rutin untuk kaum pria dan untuk kaum perempuan yang beliau sebut dengan tawadluk sebagai ‘belajar bersana’. Mereka yang mengaji tidak hanya beliau beri ilmu dan hikmah, tapi juga makan setelah mengaji.

Pernah ada seorang kaya yang ikut mengaji, berbisik-bisik: “Orang sekian banyaknya yang mengaji kok dikasi makan semua, kan kasihan kiai.” Dan orang ini pun sehabis mengaji menyalami mbah Dullah dengan salam tempel, bersalaman dengan menyelipkan uang. Spontan mbah Dullah minta untuk diumumkan, agar jamaah yang mengaji tidak usah bersalaman dengan beliau sehabis mengaji. “Cukup bersalaman dalam hati saja!” kata beliau. Konon orang kaya itu kemudian diajak beliau ke rumahnya yang sederhana dan diperlihatkan tumpukan karung beras yang nyaris menyentuh atap rumah, “Lihatlah, saya ini kaya!” kata beliau kepada tamunya itu.
Memang hanya hamba yang fakir ilaLlah-lah, seperti mbah Dullah, yang sebenar-benar kaya.

Kisah lain; pernah suatu hari datang menghadap beliau, seseorang dari luar daerah dengan membawa segepok uang ratusan ribu. Uang itu disodorkan kepada mbah Dullah sambil berkata: “Terimalah ini, mbah, sedekah kami ala kadarnya.”
“Di tempat Sampeyan apa sudah tak ada lagi orang faqir?” tanya mbah Dullah tanpa sedikit pun melihat tumpukan uang yang disodorkan tamunya, “kok Sampeyan repot-repot membawa sedekah kemari?”
“Orang-orang faqir di tempat saya sudah kebagian semua, mbah; semua sudah saya beri.”
“Apa Sampeyan menganggap saya ini orang faqir?” tanya mbah Dullah.
“Ya enggak, mbah …” jawab si tamu terbata-bata. Belum lagi selesai bicaranya, mbah Dullah sudah menukas dengan suara penuh wibawa: “Kalau begitu, Sampeyan bawa kembali uang Sampeyan. Berikan kepada orang faqir yang memerlukannya!”

Kisah yang beredar tentang ‘sikap kaya’ mbah Dullah semacam itu sangat banyak dan masyhur di kalangan masyarakat daerahnya.

Mbah Dullah ‘memiliki’, di samping pesantren, madrasah yang didirikan bersama rekan-rekannya para kiai setempat. Madrasah ini sangat terkenal dan berpengaruh; termasuk –kalau tidak satu-satunya— madrasah yang benar-benar mandiri dengan pengertian yang sesungguhnya dalam segala hal.
32 tahun pemerintah orde baru tak mampu menyentuhkan bantuan apa pun ke madrasah ini. Orientasi keilmuan madrasah ini pun tak tergoyahkan hingga kini. Mereka yang akan sekolah dengan niat mencari ijazah atau kepentingan-kepentingan di luar ‘menghilangkan kebodohan’, jangan coba-coba memasuki madrasah ini.

Ini bukan berarti madrasahnya itu tidak menerima pembaruan dan melawan perkembangan zaman. Sama sekali. Seperti umumnya ulama pesantren, beliau berpegang kepada ‘Al-Muhaafadhatu ‘alal qadiemis shaalih wal akhdzu bil jadiedil ashlah’, Memelihara yang lama yang relevan dan mengambil yang baru yang lebih relevan. Hal ini bisa dilihat dari kurikulum, sylabus, dan matapelajaran-matapelajaran yang diajarkan yang disesuaikan dengan kebutuhan zaman.
Singkat kata, sebagai madrasah tempat belajar, madrasah mbah Dullah mungkin sama saja dengan yang lain. Yang membedakan ialah karakternya.

Agaknya mbah Dullah –rahimahuLlah — melalui teladan dan sentuhannya kepada pesantren dan madrasahnya, ingin mencetak manusia-manusia yang kuat ‘dari dalam’; yang gagah ‘dari dalam’; yang kaya ‘dari dalam’; sebagaimana beliau sendiri. Manusia yang berani berdiri sendiri sebagai khalifah dan hanya tunduk menyerah sebagai hamba kepada Allah SWT.

Bila benar; inilah perjuang yang luar biasa berat. Betapa tidak? Kecenderungan manusia di akhir zaman ini justru kebalikan dari yang mungkin menjadi obsesi mbah Dullah. Manusia masa kini justru seperti cenderung ingin menjadi orang kuat ‘dari luar’; gagah ‘dari luar’; kaya ‘dari luar’, meski terus miskin di dalam.

Orang menganggap dirinya kuat bila memiliki sarana-sarana dan orang-orang di luar dirinya yang memperkuat; meski bila dilucuti dari semua itu menjadi lebih lemah dari makhluk yang paling lemah. Orang menganggap dirinya gagah bila mengenakan baju gagah; meski bila ditelanjangi tak lebih dari kucing kurap. Orang menganggap dirinya kaya karena merasa memiliki harta berlimpah; meski setiap saat terus merasa kekurangan.

Waba’du; sayang sekali jarang orang yang dapat menangkap kelebihan mbah Dullah yang langka itu. Bahkan yang banyak justru mereka yang menganggap dan memujanya sebagai wali yang memiliki keistimewaan khariqul ‘aadah. Dapat melihat hal-hal yang ghaib; dapat bicara dengan orang-orang yang sudah meninggal; dapat menyembuhkan segala penyakit; dsb. dst. Lalu karenanya, memperlakukan orang mulia itu sekedar semacam dukun saja. Masya Allah!

Ke-’wali’-an Mbah Dullah –waLlahu a’lam– justru karena sepanjang hidupnya, beliau berusaha –dan membuktikan sejauh mungkin– melaksanakan ajaran dan keteladanan pemimpin agungnya, Muhammad SAW, terutama dalam sikap, perilaku, dan kegiatan-kegiatan beliau; baik yang berhubungan dengan Allah maupun dengan sesama hambaNya.

Begitulah; Mbah Dullah yang selalu memberikan keteduhan itu telah meninggalkan kita di dunia yang semakin panas ini. Beliau sengaja berwasiat untuk segera dimakamkan apabila meninggal. Agaknya beliau, seperti saat hidup, tidak ingin menyusahkan atau merepotkan orang. Atau, siapa tahu, kerinduannya sudah tak tertahankan untuk menghadap Khaliqnya.

Dan Ahad, 25 Sya’ban 1422 / 11 November 2001 sore, ketika Mbah Dullah dipanggil ke rahmatuLlah, wasiat beliau pun dilaksanakan. Beliau dikebumikan sore itu juga di dekat surau sederhananya di Polgarut Kajen Pati.

“Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan rida dan diridai, masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-sejatiKu, dan masuklah ke dalam sorgaKu!”

Selamat jalan, Mbah Dullah! AnnasakumuLlah ilaa yaumi yub’atsuun

© 2014 ahmad yulianto   Provided by WPMU DEV -The WordPress Experts   Hosted by Edublogs.org